Keindahan Hayati Taman Nasional Danau Sentarum di Bumi Uncak Kapuas
Danau sentarum merupakan salah satu tempat wisata terindah dan unik yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu. Menurut cerita yang ada, menyebutkan bahwa danau ini merupakan warisan dari jaman es atau jaman pleistosen. Tidak heran jika danau ini memiliki keanekaragaman hayati yang membuat orang berdecak kagum. Danau ini memiliki luas 132.000 hektar area yang terbagi menjadi 89.000 hektar area hutan rawa dan 43 hektar area daratan.
Sumber : http://bittersweet-nectarina.blogspot.co.id/
Selain itu, Taman Nasional Danau Sentarum juga terdiri 23 % danau musiman dan sekitar 49 % diataranya merupakan hutan rawa yang kaya akan beragaman keunikan hayati. Dengan kawasan seluas itu tentunya danau sentarum memiliki beragam habitat makhluk hidup flora maupun fauna yang bisa dibilang cukup unik karena sebagian di antaranya merupakan endemik Borneo.
Flora dan fauna Taman Nasional Danau Sentarum
Taman Nasional Danau Sentarum memiliki beragam flora dan fauna yang diantaranya merupakan endemik borneo. Selain itu, Taman Nasional ini juga menyimpan beberapa hewan langka dan dilingdungi oleh CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora).
Daerah yang selalu memiliki iklim lembab dan basah ini mempunyai sekitar 510 spesies tumbuhan, bahkan 33 spesies diantaranya merupakan endemik Borneo dan 10 spesies diantaranya juga merupakan spesies baru. Vegetasi endemik Borneo yang ada di Taman Nasional Danau Sentarum yaitu, Caesaria spp, Croton cf ensifolius, Eugenia ambigua, Dichilanthe borneensis, Microcos cf stylocarpus, Rhodoleia spp, Helicia cf petiolaris, Korthlsella cf germinans, Vatica cf umbronata, dan Ternstroemia cf toguian.
Sedangkan untuk kekayaan faunanya, Taman Nasional Danau Sentarum memiliki sekitar 141 spesies fauna, dan 29 spesies diantaranya merupakan endemik Borneo, serta 64 % hewan mamalianya juga merupakan endemik Borneo. Selain itu, kekayaan fauna lain yang ada di Taman Nasional Danau Sentarum adalah adanya 266 spesies ikan, sekitar 78 % diantaranya adalah jenis ikan air tawar endemik Borneo. Bahkan, Taman Nasional Danau Sentarum juga termasuk kedalam habitat ikan air tawar terlengkap didunia.
Salah satu ikan air tawar yang ada di Taman Nasional ini yaitu ikan arwana atau dalam bahasa latinnya Scleropages formosus dan merupakan jenis super merah atau super red dragon fish dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi serta termasuk kedalam perlindungan CITES. Selain ikan air tawar, Taman Nasional Danau Sentarum juga menyimpan 3 jenis reptil langka yang juga tercantum dalam CITES, yaitu buaya sinyulong atau dalam bahasa latinnya disebut Tomistoma schlegelii, buaya muara atau Crocodylus porosus, dan satu jenis lagi yang mirip dengan buaya siam atau C. siamensis yang belum teridentifikasi secara jelas.
Taman Nasional warisan jaman es ini memiliki hutan rawa yang sering menampakan sekelompok bekantan atau dalam bahasa latinnya disebut Nasalis lavartus di sekitaran pinggiran sungai atau danau. Selain itu,Taman Nasional Danau Sentarum juga memiliki beberapa jenis burung yang dilangka dan terancam punah, seperti burung karau paruh merah atau Ciconia stormi, ruwai atau Argusianus argus dan masih banyak yang lainnya.
Akses Menuju Taman Nasional Danau Sentarum
Bagi wisatawan yang tertarik berkunjung ke Taman Nasional Danau Sentarum untuk sekedar liburan atau berekreasi bahkan penelitian sudah dapat dipastikan akan dimanjakan dengan wisata alam yang asri, bagi peniliti tentunya flora dan fauna yang di miliki Taman Nasional ini akan menyuguhkan petualangan yang sangat menarik nan asik terutama untuk beberapa flora dan fauna endemiknya.
Selain itu, pengunjung juga dapat bersampan ria mengelilingi danau sambil mengabadikan pemandangan yang sangat menawan karya tuhan semesta alam. Jika anda dari daerah Pontianak, anda dapat menaiki bis Pontianak tujuan Nanga Suhaid atau jongkong dengan waktu tempuh sekitar 12 jam, kemudian menyewa perahu atau speedboat dari Nanga Suhaid atau Jongkong menuju Danau Sentarum. Jika anda ingin mencoba menggunakan jalur udara, anda dapat membeli tiket pesawat Pontianak dengan tujuan Sintang. Berangkat dari Bandara Supadio kemudian turun di Bandara Susilo Sintang. Setelah itu anda menaiki kendaraan umum atau travel dari Sintang menuju Nanga Suhaid atau Jongkong. Kemudian anda dapat menyewa atau carter perahu/speedboat dari Nanga Suhaid atau Jongkong menuju danau sentarum. Selamat berlibur.
Sumber :
PDF : Dapatkah Pengelolaan Kolaboratif Menyelamatkan Taman Nasional Danau Sentarum? Karya : Gusti Z. Anshari
Asrinya Wisata Alam Taman Nasional Gunung Palung di Ketapang
Taman Nasional Gunung Palung merupakan salah satu daerah wisata yang memiliki 65 persen hutan primer yang tidak terusik atau bersinggungan dengan aktivitas manusia serta memiliki banyak kelompok organisme satwa liar dan tumbuhan yang saling berinteraksi. Selain itu, Taman Nasional ini juga merupakan daerah hutan tropika dipterocarpus terluas yaitu sekitar 90 hektar area dan terbaik di pulau Kalimantan.
Jenis-Jenis Hutan di Taman Nasional Gunung Palung
Sumber : goo.gl/CNW3lx
Copy short UR
Hutan dipterocarpaceae
Hutan dipterocarpaceae merupakan salah satu hutan yang dimiliki oleh Taman Nasional Gunung Palung yang berada pada ketinggian 20 hingga 40 meter. Hutan jenis ini hanya ada di Indonesia, malaysia, dan filipina. Ada 2 jenis hutan dipterocarpaceae, yaitu hutan diptero pada dataran sedang dan hutan diptero campuran pada dataran rendah. Dan di Taman Nasional ini sendiri memiliki sekitar 10.000 hektar area Hutan dipterocarpaceae yang tersisa, serta diprediksi akan semakin menipis akibat adanya pembukaan lahan serta illegal logging.
Hutan Rawa
Taman Nasional Gunung Palung 15 % daerahnya merupakan hutan Rawa. Ada dua jenis hutan rawa di Taman Nasional ini yang menjadi kunci utama keberlangsungan hidup habitat bekantan dan orang utan yaitu Hutan rawa air tawar dan hutan rawa gambut. Namun sayangnya, hutan rawa asli Taman Nasional Gunung Palung saat ini telah mengalami modifikasi atau ditebangi oleh sekelompok orang untuk pembukaan lahan. Yang menjadi perbedaan dasar keduanya adalah ketersediaan air. Hutan rawa air tawar mengambil persedian air dari daerah pesisir, sungai dan juga danau terdekat. Sedangkan hutan rawa gambut, mengharapkan turunnya hujan sebagai persediaan air. Hutan rawa gambut memiliki ketebalan rata-rata mencapai 15 cm hingga 20 meter.
Flora dan fauna Taman Nasional Gunung Palung
Sumber : goo.gl/IbXNgM
Taman Nasional yang terletak di kecamatan sukadana dan teluk melano ini memiliki ribuan spesies flora dan fauna. Diperkirakan ada sekitar 3000 spesies flora seperti ulin, meranti, jelantung, bengkirai, engkaras atau gaharu, dan juga beberapa jenis durian, ada durian kura-kura, durian merah serta durian kerantongan. Sedangkan untuk jenis faunanya ada siamang, beruang madu, buaya, rusa sambar, ikan silok, ikan belidak, landak, kancil, ikan lampan, lutung merah, lempiau, bekantan (nasalis larvatus), orang utan dan beberapa jenis burung seperti enggang, dan lain sebagainya.
Akses Menuju Taman Nasional Gunung Palung
Untuk wisatawan dari luar daerah Ketapang yang ingin menikmati Asrinya Wisata Alam Taman Nasional Gunung Palung di Ketapang ini dapat melalui jalur udara, yaitu menggunakan pesawat dari Pontianak menuju ketapang sekitar 1,5, jam, kemudian dilanjutkan menuju sukadana atau teluk melano yang membutuhkan waktu sekitar 5 jam dapat menggunakan sepeda motor atau mobil. Sedangkan jika menggunakan jalur air dapat menggunakan speedboat dari pontianak menuju teluk batang dan membutuhkan waktu sekitar 4 jam, kemudian dilanjutkan ke teluk melano sekitar 1 jam. Selamat berlibur.
Lost in Bumi Galaherang. Kalimantan Barat memiliki banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari wisata bahari hingga wisata alam, salah satu tempat wisata yang ada Kabupaten Mempawah ini mungkin bisa jadi tempat yang seru mengisi akhir pekan anda. Jika berbicara soal tempat rekreasi unik di Kalimantan Barat, maka tempat berlibur bernuansa sejarah tidak akan lepas darinya.
Berdasarkan cerita para ahli sejarawan yang mengisahkan bahwa dahulunya Borneo adalah sebuah pulau yang terdiri dari banyak Kerajaan dengan 2 jenis corak, yaitu melayu dan dayak. Bahkan, disetiap kabupaten di Kalimantan Barat memiliki kisah tersendiri terkait Kerajaan ataupun Keraton, tidak terkecuali Kabupaten Mempawah.
Dokumentasi Pribadi
Daerah yang memiliki julukan Bumi Galaherang ini memiliki sebuah Keraton yang cukup terkenal dimasanya. Kerajaan yang memiliki corak melayu dan sangat kental dengan nuansa islaminya ini bernama Keraton Amantubillah yang memiliki arti "Aku Beriman Kepada Allah". Keraton ini terletak di Mempawah Hilir, sekitar 15 menit dari Terminal Kabupaten Mempawah.
Keraton yang didominasi warna hijau tosca ini semakin terkenal dikancah internasional pada saat naik tahtanya Opu Daeng Manambon untuk menggantikan Sultan Senggauk. Orang-orang dari berbagai penjuru mulai mendatangi Keraton Amantubillah untuk berdagang ataupun untuk melakukan kontrak politik.
Pada tahun 1808 M, Keraton Amantubillah sempat terbakar hebat yaitu pada masa pemerintahan Gusti Ibrahim (Sultan ke-9 Mempawah). Namun, dibangun kembali dan rampung pada tanggal 2 November 1922 saat pemerintahan sultan ke-11 Mempawah yaitu Gusti Muhammad Taufik Accamaddin.
Keraton yang memiliki tulisan "Mempawah Harus Maju, Malu dengan Adat" pada gerbangnya ini membagi kompleks Keraton menjadi 3 bagian, yaitu bangunan utama yang dijadikan tempat Singgasana Raja beserta Pemaisuri dan juga dijadikan tempat tinggal keluarga Kerajaan (saat ini difungsikan sebagai museum, dan ditempat ini menyimpan berbagai benda peninggalan Keraton Mempawah, seperti Singgasana Raja, busana kebesaran, keris, dan juga foto-foto anggota keluarga Kerajaan).
Dokumentasi Pribadi
Bangunan sebelah kanan dijadikan tempat untuk mempersiapkan segala keperluan dan juga digunakan sebagai tempat untuk jamuan makan anggota keluarga Kerajaan (saat ini difungsikan sebagai pendopo Keraton).
Sedangkan sisi sebelah kiri bangunan Kerajaan berfungsi sebagai aula dan juga tempat mengurus segala hal yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan Kerajaan (saat ini difungsikan sebagai tempat tinggal para kerabat anggota Keraton Mempawah).
Dibelakang istana Amantubillah terdapat sebuah kolam yang dahulunya digunakan sebagai pemandian keluarga Kerajaan, sayangnya kolam ini tidak dapat digunakan kembali karna tertutupnya saluran air yang menghubungkan tempat tersebut ke sungai Mempawah.
Jika anda berkunjung ke tempat ini jangan khawatir kelaparan karna di dekat Keraton terdapat sebuah kantin yang memiliki ciri khas kearajaan, dan harga yang ditawarkanpun relatif terjangkau. Untuk anda yang muslim, jangan khawatir mau shalat dimana, karna didekat Keraton juga memiliki sebuah masjid peninggalan kesultanan Amantubillah yang diberi nama MasjidJami'atul Khair, semakin lengkap bukan nuansa islaminya.
Sumber : http://bujangmasjid.blogspot.co.id
Nah, untuk kalian yang tertarik menelusuri jejak Kerajaan bercorak melayu dan bernuansa kental islaminya di Kalimantan Barat, Keraton Amantubillah mungkin dapat dijadikan salah satu destinasi wisata pilihan untuk memenuhi hasrat penasaran anda.
Lost in Bumi Galaherang. Siapa yang tidak pernah pergi rekreasi? "Merugilah orang-orang yang tidak menyisihkan sedikit waktunya untuk keluar dari hiruk-pikuk kegiatan sehari-hari yang terkadang menjemukan dan melelahkan". Menurut wikipedia kata "Rekreasi" berasal bahasa Latin "re-creare" yang secara harfiah memiliki arti 'membuat ulang', yaitu kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk menyegarkan kembali rohani dan jasmani seseorang. Dari pengertian ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa rekreasi adalah sebuah usaha untuk "menyucikan" kembali fisik dan pikiran kita setelah terkotori oleh rutinitas harian. Rekreasi memiliki banyak bentuk aktivitas mulai dari berwisata, olahraga dan lain sebagainya, dimana kegiatan ini dilakukan secara sengaja oleh individu tersebut untuk memburu sebuah kesenangan ataupun kepuasan pribadi. Nah, kali ini admin awidiot.com akan membagikan sebuah cerita terkait ritual "penyucian" jiwa dan raga yang dilakukan dalam 2 hari 1 malam di Bumi Galaherang.
Perjalanan dimulai dari sini
25 Desember 2016, Kami berangkat dari kota Pontianak sekitar jam 12an WIB dengan diiringi cuaca panas bedengkang (Bahasa Melayu : Teramat panas tidak tertahankan) untuk menempuh jarak Pontianak - Mempawah (-+)75 Km, motor Honda Beat kesayangan saya pacu pada kecepatan 80 Km/h alhasil 2 jam kemudian sampailah kami di Kota Bestari yang menjadi tujuan.
Sebelumnya kami telah menghubungi salah satu saudara dari Komunitas Blogger Pontianak sebagai pemandu kami mengelilingi Kabupaten Mempawah, yaitu Muhammad Habibi atau biasa dipanggil bibi.
Setelah beristirahat sejenak, kamipun dibawa habibi ke salah satu destinasi wisata terbaru di Kabupaten Mempawah, tidak butuh waktu lama, hanya sekitar 15 menit dari terminal Mempawah dengan menggunakan kendaraan roda dua sampailah kami di Mempawah Mangrove Park, taman yang diresmikan pada tanggal 15 Agustus tahun lalu ini memiliki banyak tempat yang menarik seperti rumah mangrove sebagai pusat informasi dan edukasi, kid playground, toilet, papan mangrove informasi, dan beberapa unit perahu kano yang dapat pengujung sewa.
Bukan hanya karna banyaknya aktivitas dan ilmu yang bisa kita dapatkan dan lakukan, tapi di taman ini pengunjung juga akan disuguhi sebuah pemandangan yang sangat menarik ketika sore hari, dimana saat sang surya kembali ke peraduan, langit berubah menjadi kuning kejingga-jinggaan, disaat itu pula waktu yang tepat untuk mengabadikannya dalam sebuah kenangan jepretan kamera.
Karna di tempat wisata yang terletak disebelah Makam Pahlawan Mempawah ini memiliki sebuah jembatan sepanjang 35 meter yang dinamakan jembatan sunset, dan menjadi salah satu jembatan terkeren disore hari dengan berlatarbelakang keindahan Pulau Penibung. Sayangnya kami belum direstui sang pencipta alam turut menikmatinya, suasana mendung menyelimuti Taman Mangrove Mempawah disore itu, meskipun demikian kami tidak kehilangan moment indah gelapnya langit kala itu, ini buktinya :
Nah, untuk kalian yang sedang kebingungan mencari tempat berlibur yang keren, mungkin Mempawah Mangrove Park bisa dijadikan salah satu pilihan, terutama untuk kalian para pemburu sunset, dan tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam karna hanya dengan biaya Rp.5000,- pengunjung akan mendapatkan sebuah pengalaman berekreasi yang menarik ditempat ini.
Oh iya, saat malam harinya kami menyempatkan untuk menikmati wisata kuliner di Terminal Mempawah, ditempat ini kita akan disuguhi banyak pilihan menu makanan mulai dari yang berkuah, tumis, hingga yang digorengpun tersedia.
Yang menarik dari tempat ini adalah ketika siang hari terminal ini akan berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu menjadi tempat transit bis dalam maupun luar kota, namun ketika malam tiba, disini berubah menjadi pusatnya wisata kuliner malam Mempawah, dan harga yang ditawarkan juga relatif murah.
Selain itu, selayaknya anak muda kekinian kami juga meluang waktu untuk kongkow sejenak di salah satu cafe yang memiliki suasana cukup nyaman, dengan menikmati secangkir kopi hangat sambil ditemani alunan karaoke musik.
Inilah cerita ritual "penyucian" jiwa dan raga dari admin awidiot.com, bagaimana dengan kalian, tulis pengalaman "ritual"mu kolom dikomentar ya?
Pontianak Kota Wisata Paling Menarik Di Indonesia. Pernah mendengar istilah “Pontianak Kota Khatulistiwa”? Istilah yang disandang oleh Kota Pontianak ini bukanlah sembarang istilah, pasalnya istilah ini untuk menunjukan salah satu keunikan dari Kota Pontianak yang notabene dilintasi oleh garis Khatulistiwa. Baru-baru ini Kota Pontianak menjadi sorotan dunia karena melakukan sebuah ritual yang hanya terjadi 2 kali dalam setahun. Ritual yang membuat Kota Pontianak menjadi salah satu Kota tanpa bayangan, dimana pada jam-jam tertentu Pontianak benar-benar seperti ada didalam sebuah scene Film. Selain fenomena alam ini, Kota Pontianak juga masih menyimpan berbagai tempat rekreasi unik lainnya, seperti Istana Kesultanan Kadriyah, Taman Alun-Alun Kapuas, dan masih banyak yang lainnya.
Anda ingin merasakan secara langsung bagaimana keunikan dari Pontianak Kota Khatulistiwa ini? Silahkan kunjungi 8 tempat rekreasi di Kota Pontianak berikut ini :
TUGU KHATULISTIWA
Tugu Khatulistiwa merupakan sebuah tempat yang sangat ikonik untuk Kota Pontianak. Jika kita sedang berbicara tentang Kota Pontianak, maka Tugu Khatulistiwa tidak akan pernah lepas darinya.
Sumber : khatulistiwapark.com
Sebagai salah satu ikon wisata di kota Pontianak, Tugu Khatulistiwa menyuguhkan wisata sejarah dan keunikan yang tidak dimiliki oleh kota-kota lainnya. Salah satu keunikan dari Tugu Khatulistiwa adalah adanya perayaan yang hanya terjadi 2 kali dalam setahun yaitu Kulminasi yang menjadikan Kota Pontianak bak dalam sebuah scene film. Pada saat prosesi alam ini terjadi, semua benda yang berada di atas bumi Khatulistiwa tidak lagi memiliki bayangan untuk beberapa saat.
Jika anda ingin menikmati fenomena alam ini, maka berkunjunglah antara tanggal 21 hingga 23 Maret dan 21 hingga 23 September.
Tempat rekreasi yang beralamat di Jalan Khatulistiwa bagianPontianak Utara ini sangat sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing. Mengingat jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Pusat Kota Pontianak yaitu sekitar 3 Kilometer dan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit jika menyeberang melalui penyeberangan Kapal ferry dari Taman Alun-Alun Kapuas menuju Siantan. Selain itu, ditempat ini juga menyediakan oleh oleh Pontianak yang dapat anda bawa pulang yaitu berupa sebuah miniatur Tugu Khatulistiwa sebagai kenang-kenangan.
Sumber :https://id.wikipedia.org/wiki/Tugu_Khatulistiwa
MAKAM KESULTANAN BATU LAYANG
Pontianak yang terkenal dengan julukan PontianakKota Seribu Parit ini juga menyimpan wisata religi yang patut masuk dalam daftar tempat rekreasi yang wajib anda singgahi di Kota Pontianak.
Sumber : mimpi1000.blogspot.com
Makam Kesultanan Batu Layang adalah komplek pemakaman delapan Sultan Istana Kadriyah. Tidak diketahui secara jelas mengapa sultan menamakan tempat ini “Batu Layang” dan ingin dimakamkan ditempat ini. Namun, menurut cerita yang beredar, dahulu kala tempat ini adalah tempat pertama kali Sultan Abdurahman Al Kadrie datang, oleh karena itu, beliau ingin dimakamkan ditempat ini. Dan hal ini sekaligus menjadi pembeda antara komplek pemakaman Kerajaan di Pontianak dengan kerajaan di pulau Jawa dan Sumatera yang lebih memilih komplek pemakaman disekitar perbukitan.
Tempat ini selalu ramai dikunjungi, terlebih lagi pada malam jum’at. Kebanyakan pengunjung yang hadir berziarah merupakan orang-orang yang mencintai Sultan Abdurahman Al Kadri, dan perlu anda ketahui bahwa pengunjung komplek pemakaman ini bukan hanya penduduk asli Kota Pontianak saja, namun dari berbagai kalangan dan etnis.
Saya pernah beberapa kali mengunjungi tempat ini, dan saya dapat pastikan bahwa anda akan merasakan atmosfir yang berbeda dari tempat wisata biasanya anda kunjungi. Jika anda sangat menyukai wisata religi dengan nuansa sejarah dan mistis serta barokah, saya sarankan kepada anda untuk tidak melewatkan berekreasi ke komplek Makam Kesutanan Batu Layang ini dan rasakan sendiri nikmatnya wisata malam Pontianak.
Sumber : http://wisatapontianak.com/makam-raja-batu-layang-pontianak-kalimantan-barat/
ISTANA KESULTANAN PONTIANAK atau KERATON KADRIYAH
Siapa yang tidak kenal Istana Kesultanan Pontianak?Kesultanan Pontianak atau Keraton Kadriyah merupakan cikal bakal lahirnya Kota Pontianak, menurut sejarahnya, Kesultanan ini didirikan oleh seorang Pria berketuruan Arab yang berasal dari Hadramaut yang kemudian menikahi seorang Putri dari kerajaan Mempawah.
Pria ini bernama Sultan Abdurahman Al Kadrie yang memboyong sang Istri untuk berkelana dan kemudian mendirikan balai sebagai sebuah rumah singgah dipersimpangan sungai landak, sungai kapuas kecil dan besar.
Sumber : syawalcueexs.blogspot.com
Singkat cerita, pada tahun 1778 (1192 H) dikukuhkanlah Sultan Abdurrahman Al Kadrie sebagai Sultan Pontianak.
Ada cerita menarik dibalik pemberian nama “Pontianak”, konon katanya pemberian nama tersebut sangat erat kaitannya dengan makhluk halus “kuntilanak”, oleh karena itu, Pontianak juga sering disebut-sebut sebagai “Pontianak Kota Kuntilanak”.
Jika anda penasaran dengan kebenaran kisah tersebut, silahkan berkunjung ke Istana Kesultanan Kadriyah Pontianak, disana anda bukan hanya dapat menyaksikan secara langsung peninggalan bersejarah dari Kesultanan ini, tapi anda juga dapat bertanya secara langsung dengan ahli waris mengenai sejarah dari Kesultanan Pontianak ini.
Oleh karena itu, sangat disayangkan jika anda harus melewatkan tempat rekreasi bersejarah ini jika anda sedang berkunjung ke Kota Pontianak.
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Pontianak
MASJID JAMI’ atau MASJID SULTAN SYARIF ABDURRAHMAN AL KADRIE
Tidak jauh dari Istana Kesultanan Kadriyah Pontianak anda akan menjumpai sebuah Masjid yang sangat terkenal di Kota Pontiank yaitu Masjid Sultan Syarif Abdurrahman Al Kadrieatau lebih familiar dikenal dengan nama Masjid Jami’.
Sumber : bujangmasjid.blogspot.com
Masjid Jami’ merupakan salah satu saksi atau tanda berdirinya Kota Pontianak, menurut sejarah, Masjid ini pertama kali dibangun oleh Sultan Syarif Abdurahman Al Kadrie yang kemudian dilanjutkan oleh putra beliau yang bernama Sultan Syarif Usman Al Kadrie.
Masjid yang dibangun pada 23 Oktober 1771 ini mampu menampung sekitar 1.500 jama’ah dan memiliki arsitektur yang sangat menarik.
Masjid yang hampir 90% bangunannya berbahan dasar kayu belian atau kayu ulin ini memiliki 6 pilar yang berukuran sangat besar, sekitar 2 pelukan orang dewasa. Selain itu, Masjid Jami’ juga memiliki 6 pilar penyangga yang berbentuk bujur sangkar dan masjid ini telah mengalami beberapa kali renovasi.
Meskipun Masjid ini pernah direnovasi, namun cita rasa tradisional bernuansa sejarah masih dapat dinikmati jika anda berkunjung ke Masjid ini.
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Jami_Pontianak
MUSEUM PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Kota Pontianak sebagai Ibukota Kalimantan Barat telah banyak menyimpan perjalanan sejarah yang sangat panjang bahkan sampai ke masa prasejarah. Cerita yang amat panjang ini masih dapat kita nikmati dan pelajari di Museum Kota Pontianak sampai saat ini.
Saat anda memasuki Museum yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani ini anda akan langsung disambut sebuah dinding tinggi dengan relief-relief yang menunjukan gaya hidup dari 2 suku asli Kalimantan Barat yaitu Dayak dan Melayu dimasa lalu.
Sumber : pontinesia.com
Di museum ini, anda juga dapat menemukan berbagai artefak-artefak dari suku dayak berupa baju tribal dan juga tempayan.
Museum yang dirilis pada tahun 1974 oleh Kantor Wilayah Depdikbud Provinsi Kalimantan Barat ini memiliki beberapa ruangan, yaitu Ruang Pengenalan, Ruang Budaya dan Ruang Keramik.
Nah, untuk anda yang sangat mencintai sejarah atau sekedar penasaran mengenai sejarah Kalimantan Barat secara keseluruhan, saya sarankan anda untuk berkunjung ke MUSEUM PROVINSI KALIMANTAN BARATguna informasi lebih lanjut.
Rumah Radakng adalah rumah adat Dayak Kalimantan Barat dengan ciri memiliki bentuk yang sangat panjang bahkan dapat mencapai ratusan meter.
Sumber : anekatempatwisata.com
Rumah adat yang beralamat di Jalan Sutan Syahrir, Kota Baru ini di resmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat yaitu Bapak Drs. Cornelis, MH pada tanggal 2 Juli 2013.
Rumah Radakng ini memiliki panjang 138 meter dengan tinggi 7 meter dan setiap tahunnya selalu di adakan kegiatan Gawai Dayak se-Kalimantan Barat.
Pengunjungnya bukan hanya wisatawan domestik, namun banyak juga wisatawan asing yang hadir untuk merasakan langsung kemeriahan Gawai Dayak ini.
Bagi anda yang ingin mengetahui atau penasaran ingin mengikuti kemeriahan prosesi Gawai Dayak ini, silahkan hadir pada bulan Mei 2016 mendatang atau pantengin terus blog ini untuk informasi terkininya.
Sumber : http://wisatapontianak.com/rumah-radakng-pontianak-kalimantan-barat/
RUMAH ADAT MELAYU
Melayu adalah salah satu suku yang ada di Kalimantan Barat, dan setiap suku hampir kesemuanya memiliki sebuah tempat tinggal khas, begitu pula dengan suku melayu di Kalimantan Barat.
Sumber : samorahita.blogspot.com
Rumah adat Melayu yang ada di Kota Pontianak merupakan salah satu tanda eksistensi dari suku Melayu. Bangunan yang memiliki atap berbentuk segitiga atau biasa disebut lipat kajang dengan tinggi kira-kira 30 derajat ini saban tahunnya ramai dikunjungi oleh wisatawan.
Selain itu, Rumah Adat yang diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla 2003 silam ini sering dijadikan tempat acara pesta perkawinan oleh masyarakat Kota Pontianak.
Bangunan yang memiliki ornamen khas suku melayu ini juga menyediakan kuliner khas dari suku Melayu, seperti ikan asam pedas, pepes ikan kemangi, ikan bakar, boto ikan tenggiri. Selain itu juga ada umbut kelapa, pajri nanas, rebung, botok, lecak, tempoyak, satur keladi, cencalok, sayur asam.
Anda penasaran seperti apa nikmatnya menyantap kuliner khas suku Melayu dengan suasana dan ornamen suku Melayu? Saya sarankan anda untuk mampir kesini dan rasakan langsung wisata kuliner Pontianak yang beda dari biasanya.
Sumber : http://pontinesia.com/index.php?destinasi&id=melayu
ALUN-ALUN KAPUAS
Sempat menjadi buah bibir dan berita terbaru di Kota Pontianak beberapa waktu lalu, inilah dia wajah baru dari Taman Alun-Alun Kapuas.
Sumber : club.iyaa.com
Menyusuri jalan Rahadi Usman Kota Pontianak, anda akan menemukan sebuah “public-space” yang ramai pengunjungnya, terutama disore hari.
Taman dengan luas sekitar 3 Ha ini memiliki panorama yang indah disore hari, di tempat ini anda dapat merasakan hembusan angin sepoi-sepoi sambil melihat senja yang sudah mulai kembali ke dalam pelukannya, sungguh pemandangan yang menenangkan jiwa.
Jika anda berkunjung ke tempat ini, saya sarankan untuk membawa pasangan atau teman, jika tidak, sudah dapat dipastikan anda akan “ngiler” selama berada ditempat ini (hehehe). Hal ini dikarenakan, Taman Alun-Alun Kapuas yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu ini selalu dipenuhi oleh muda-mudi yang sedang asik pacaran, oleh karena itu, lebih baik anda membawa pasangan atau teman agar tidak dianggap jomblo kesepian (hehehe).
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Alun_Kapuas Berikut cuplikan video berbagai tempat wisata di Kota Pontianak :
Nah, demikian informasi mengenai berbagai tempat menarik yang wajib anda kunjungi jika sedang berlibur ke Kota Pontianak. Semoga bermanfaat.
Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Mini Seo Blog Competition 2016 oleh Blogger Pontianak dan disponsori oleh :
Hallo guys, mau liburan tapi bingung kenapa harga tiket cenderung mahal terus ketika liburan? Hmm, ya memang guys sudah bukan rahasia lagi kalau harga tiket memang cenderung naik ketika tiba musim liburan (peak season). Terus gimana ya guys rahasianya supaya mendapatkan tiket pesawat murah? Hmm, tenang guys artikel ini akan membahas mengenai bagaimana mendapatkan tiket pesawat murah.
Mau tau gimana caranya? Check this out!
Beli Tiket Pesawat Online
Ya guys, kini membeli tiket semakin mudah dan praktis, sekarang kamu gak perlu lagi nih repot – repot pergi ke tampat pembelian tiket dan mengantri lama. Karena sekarang kamu bisa memesannya secara online, baik itu dari situs maskapai maupun online travel agent. Kamu bisa memesannya dengan menggunakan smartphone, maupun laptop dan komputer yang terhubung internet. Hmm, mudah banget kan guys.
Sumber : tribunnews.com
Selain mudah dan praktis, ternyata memesan tiket pesawat melalui online travel agentjuga lebih murah loh guys dibanding memsan di situs maskapai. Mungkin kamu bingung ya, kenapa memesan di online travel agent bisa lebih murah dibanding dengan situs maskapai?
Karena ternyata travel agent ini menjual lebih banyak tiket setiap harinya guys, nah keuntungan tersebut dikembalikan lagi nih ke konsumen dengan bentuk potongan harga. Selain mudah, praktis ternyata booking online juga untung ya guys.
Musim Promo
Penting juga nih diketahui untuk para travellers yang ingin mendapatkan tiket pesawat murah melalui promo – promo tertentu. Tapi mungkin sebagian dari kamu ada yang cukup bingung ya guys, tentang kapan sih online travel agent ini mengadakan promo?
Sumber : kreditgogo.com
Pada umumnya, terdapat 3 musim promo nih guys yang biasanya dilakukan online travel agent, yaitu menjelang lebaran, akhir tahun, dan hari ulang tahun travel agent itu sendiri. Catet ya guys3 periode ini, gak ada salahnya kan jika kamu ingin liburan dengan menunggu musim promo tersebut. Selain menunggu disaat musim promo, kamu juga bisa mendapatkan harga khusus guys.
Mendapatkan Harga Khusus
Kalau jaman dulu mungkin ada ya guys istilahnya mendapatkan tiket dengan harga teman, jika kamu mempunyai kenalan dengan orang maskapainya. Terus kalau sekarang kira – kira ada nggak ya guysyang semacam itu? Hmm, ternyata ada loh guys,tapi ini lebih keren lagi caranya.
Sumber : proteksikita.com
Kamu hanya perlu mendaftarkan member aja nih sebagai member di situs travel agent tersebut, dan berlangganan email newsletter. Kemudian travel agent tersebut akan memberikan harga khusus untuk kamu dengan istilah “private pricing”, yaitu harga khusus untuk kamu pelanggan yang loyal.
Pilih Bandar Udara Sekunder
Mungkin kamu agak sedikit bingung ya guys, apa hubungannya ya menggunakan bandar udara sekunder dengan tiket pesawat murah, hmm tentu ada pastinya guys. Tapi sebelumnya buat kamu yang belum mengerti istilah bandar udara sekunder itu apa, mungkin dijelasin dulu ya guys perberdaan antara bandar udara utama dengan bandar udara sekunder.
Bandar udara utama adalah bandar udara yang melayani penumpang sampai dengan 5 juta orang per tahun guys, sedangkan bandar udara sekunder adalah bandar udara yang melayani penumpang sampai dengan 1 juta orang per tahun. Setelah mengetahui perbedaan antara bandar udara utama dengan sekunder, yuk kita lanjut aja ke contoh ya guys.
Sumber : aeronusantara.blogspot.com
Jika kota tujuan kamu memiliki 2 bandara, seperti Jakarta yang memiliki Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta dan Halim Perdana Kusuma. Maka pilihlah untuk turun di bandar udara Halim Perdana Kusuma, karena bandar udara tersebut merupakan bandara sekunder. Karena bagi pihak maskapai, mendaratkan pesawatnya di bandara sekunder lebih murah dibandingbandara utama.
Gunakan Rute Transit
Jika kamu tidak terlalu terburu – buru dalam menghabiskan liburan dengan kegiatan lainnya, gak ada salahnya nih guys kalau kamu lebih memilih untuk menggunakan rute transit dibanding rute langsung. Karena dengan menggunakan rute transit, kamu bisa mendapatkan harga tiket yang lebih murah.
Misalnya nih guys, Budi ingin pergi dari Jakarta menuju Perth dengan menggunakan rute langsung dikenakan tarfif sebesar 2,5 juta. Sedangkan jika ia menggunakan rute transit Jakarta – Bali – Perth tarifnya hanya 1,5 juta saja. Hmm, lumayan banget untuk menghemat uang kamu ya guys.
Gimana guys, lima tips ini mungkin cukup lumayan ampuh ya untuk mencari tiket pesawat murah. So, tunggu apalagi guys langsung di coba ya tipsnya. See you next!